Ada banyak cara menurunkan berat badan, mulai dari bermacam metode diet, olahraga, operasi sedot lemak, tusuk jarum, sampai minum obat pelangsing. Manakah yang aman dan efektif ?
Merujuk pada badan kesehatan dunia, WHO, disebutkan bahwa penurunan berat badan yang baik tidak dapat dilakukan secara instan, tetapi merupakan terapi jangka panjang. Yang dibutuhkan untuk mengurangi berat badan bukan sekadar mengurangi porsi makan, tetapi juga diperlukan bimbingan dari ahli gizi sebelum melakukan perubahan pola makan, disertai aktivitas fisik serta terapi perilaku.
Untuk mencari tahu cara pelangsingan mana yang sehat, aman, sekaligus efektif, bacalah uraian berikut sampai tuntas.
Sedot lemak
Cara membuang lemak yang kini sedang tren adalah operasi liposuction dan tummy-tuck. Operasi ini banyak dipilih karena berat badan bisa turun secara drastis tanpa perlu capek berolahraga dan melakukan diet, hal itu dibuktikan oleh kesaksian seorang artis ternama. Tapi mengapa ya meski lemaknya sudah dibuang, badannya masih juga melar ?
Pada dasarnya liposuction adalah operasi untuk mengeluarkan lemak di bawah kulit, dan dilakukan untuk mencapai keserasian bentuk tubuh, bukan untuk menurunkan berat badan. Sedangkan tummy-tuck adalah proses pembuangan jaringan lemak yang berlebih dan kulit di atasnya untuk membentuk tubuh lebih estetis. Lemak yang dikurangi pun tak boleh lebih dari 3-5 kg sekali operasi
Menurut dokter spesialis gizi, dr.Johanes Chandrawinata, MND,SpGK, kedua jenis operasi tersebut biasa dilakukan dokter terhadap pasien yang memiliki tubuh bergelambir setelah berat badan tubuhnya susut. Jadi, menurunkan berat dulu baru dioperasi, bukan operasi untuk menurunkan berat karena setelah 3 bulan tubuh akan gemuk kembali.
Gastric binding & gastric by-pass
Tindakan ini dipilih jika dengan metode pelangsingan apa pun tidak berhasil. Gastric binding adalah pemasangan alat "pengikat lambung" yang menyebabkan kantung lambung lebih kecil sehingga kita tidak akan makan terlalu banyak karena tubuh lebih cepat merasa kenyang. Melalui tindakan ini berat badan dapat berkurang 35-60 persen dalam 12 bulan.
Berbeda dengan gastric binding yang bersifat sementara, gastric by-pass bersifat permanen, dokter akan membuat ’jalan’ penghubung antara pangkal lambung dengan usus halus sehingga makanan tidak melalui lambung namun langsung ke usus halus. Dengan gastric by-pass, berat badan dapat dikurangi sampai 80 persen. Untuk melakukan kedua jenis tindakan tersebut, pasien harus berusia di atas 35 tahun.
Akunpuntur
Sampai saat ini metode akunpuntur belum dapat dibuktikan secara ilmiah dapat menurunkan berat badan. Umumnya para pasien pun berhenti di tengah jalan karena tak kunjung mendapatkan berat ideal yang diharapkan.
Obat dan suplemen pelangsing
Sebelum percaya oleh iming-iming iklan, sebaiknya teliti lebih dahulu kandungan obat-obatan dan suplemen tersebut. Badan pengawasan obat dan makanan AS (FDA) bahkan melarang konsumsi suplemen pelangsing yang mengandung kandungan akftif E.sinica atau efedrin karena memiliki efek samping gejala psikiatrik, mengganggu saluran cerna serta membuat jantung berdebar-debar.
Meski menyebutkan mampu menurunkan kadar lemak, tak sedikit obat pelangsing yang hanya mampu mengurangi berat tubuh 1,2 kg selama 6-14 minggu, setara dengan diet redah kalori sebesar 1250/hari pada kurun waktu 0.5 minggu tanpa obat apa pun.
Diet popular
Diet popular sering disebut sebagai "Fad Diets", memiliki karateristik antara lain ; menjanjikan penurunan badan yang cepat, dapat menyembuhkan berbagai penyakit, menganjurkan penggunaan suplemen, makan berdasarkan waktu tertentu, membatasi atau melarang makanan tertentu dan hanya untuk jangka pandang.
Yang dapat digolongkan ke dalam fad diets misalnya diet rendah karbohidrat, food combining, diet berdasar golongan darah, mayo clinic diet. Karena banyaknya larangan untuk memakan jenis makanan tertentu, biasanya kebutuhan tubuh akan gizi tidak terpenuhi karena kekurangan vitamin, zat besi, serta serat.
Dari segi ilmu gizi, setiap waktu makan (pagi, siang dan malam) dianjurkan memakan makanan yang bervariasi dalam jumlah seimbang, karena tubuh membutuhkan berbagai macam zat gizi sekaligus.
Menurunkan berat badan secara sehat
Meskipun belum ada jawaban pasti diet mana yang paling tepat untuk menurunkan berat badan, namun dr. Johanes merekomendasikan pola diet yang dilakukan oleh National Weight Control Registry (NWCR) di AS. NWCR adalah kumpulan data orang (ada 4000 orang) yang telah berhasil menurunkan berat badan lebih dari 13 kg dan tetap bertahan selama lebih dari 5 tahun.
Karateristik pola makannya adalah rendah lemak (24 persen asupan kalori), asupan karbohidrat cukup tinggi, rendah kalori (1300-1500 kcal/hari). Karena kita tidak mungkin mengetahui berapa kalori yang dikandung dalam makanan, dr.Johanes menyarankan untuk mengurangi asupan lebih kecil dari porsi biasa.
"Untuk mengurangi 500 kalori setiap hari mudah kok, misalnya jika makan gado-gado, kurangi bumbu kacang dan kerupuknya, lebih memilih nasi putih daripada nasi goreng, dan sebagainya", saran dokter yang yang berpraktek di RS. St.Boromeus, Bandung ini.
Dijelaskan oleh dr.Johanes, mayoritas anggota yang terdaftar dalam NWCR melakukan makan pagi secara rutin, memantau berat badan sendiri secara berkala serta melakukan olahraga. Dengan pola makan rendah lemak rendah kalori seperti ini telah terbukti mampu menurunkan berat badan lebih dari 13 kg dan bisa dipertahankan lebih dari 5 tahun.
Thursday, December 11, 2008
Manfaat Coklat bagi Kesehatan
Kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga kepada mereka. Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Coklat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris. Pada tahun 1765 didirikan pabrik coklat di Massachusetts, Amerika Serikat.
Dalam perkembangannya coklat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga menjadi snack yang disukai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Selain rasanya enak, coklat ternyata berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang. Suatu studi epidemiologis telah dilakukan pada mahasiswa Universitas Harvard yang terdaftar antara tahun 1916-1950. Dengan menggunakan food frequency questionnaire berhasil dikumpulkan informasi tentang kebiasaan makan permen atau coklat pada mahasiswa Universitas Harvard.
Dengan mengontrol aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan makan ditemukan bahwa mereka yang suka makan permen/coklat umurnya lebih lama satu tahun dibandingkan bukan pemakan. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang. Fenol ini juga banyak ditemukan pada anggur merah yang sudah sangat dikenal sebagai minuman yang baik untuk kesehatan jantung. Coklat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.
Selama ini ada pandangan bahwa permen coklat menyebabkan caries pada gigi dan mungkin juga bertanggung jawab terhadap munculnya masalah kegemukan. Tak dapat disangkal lagi bahwa kegemukan adalah salah satu faktor risiko berbagai penyakit degeneratif. Tetapi studi di Universitas Harvard ini menunjukkan bahwa jika Anda mengimbangi konsumsi permen coklat dengan aktivitas fisik yang cukup dan makan dengan menu seimbang, maka dampak negatip permen coklat tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Menurut kepercayaan suku Maya, coklat adalah makanan para dewa. Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan coklat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun. Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan.
Di Amerika Serikat konsumsi coklat hanya memberikan kontribusi 1% terhadap intake lemak total sebagaimana dinyatakan oleh National Food Consumption Survey (1987-1998). Jumlah ini relatif sedikit khususnya bila dibandingkan dengan kontribusi daging (30%), serealia (22%), dan susu (20%). Lemak pada coklat, sering disebut cocoa butter, sebagian besar tersusun dari lemak jenuh (60%) khususnya stearat. Tetapi lemak coklat adalah lemak nabati yang sama sekali tidak mengandung kolesterol. Untuk tetap menekan lemak jenuh agar tidak terlalu tinggi, ada baiknya membatasi memakan cokelat hanya satu batang saja per hari dan mebatasi mengkonsumsi suplement atau makanan lainnya yang mengandung catechin seperti apple dan teh.
Dalam penelitian yang melibatkan subyek manusia, ditemukan bahwa konsumsi lemak coklat menghasilkan kolesterol total dan kolesterol LDL yang lebih rendah dibandingkan konsumsi mentega ataupun lemak sapi. Jadi meski sama-sama mengandung lemak jenuh tetapi ternyata efek kolesterol yang dihasilkan berbeda. Kandungan stearat yang tinggi pada coklat disinyalir menjadi penyebab mengapa lemak coklat tidak sejahat lemak hewan. Telah sejak lama diketahui bahwa stearat adalah asam lemak netral yang tidak akan memicu kolesterol darah. Mengapa? Stearat ternyata dicerna secara lambat oleh tubuh kita dan juga diabsorpsi lebih sedikit.
Sepertiga lemak yang terdapat dalam coklat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Asam oleat ini juga dominan ditemukan pada minyak zaitun. Studi epidemiologis pada penduduk Mediterania yang banyak mengkonsumsi asam oleat dari minyak zaitun menyimpulkan efek positip oleat bagi kesehatan jantung.
Sering timbul pertanyaan seberapa banyak kita boleh mengkonsusmi coklat? Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun demikian makan coklat 2-3 kali seminggu atau minum susu coklat tiap hari kiranya masih dapat diterima. Prinsip gizi sebenarnya mudah yaitu makanlah segala jenis makanan secara moderat. Masalah gizi umumnya timbul bila kita makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
Makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan, tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali. Ini yang disebut chocolate craving. Dampak coklat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat dengan chocolate craving. Rindu coklat bisa karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya dsb. Hal ini juga sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yang adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga). Konon Raja Montezuma di jaman dahulu selalu mabuk minuman coklat sebelum menggilir harem-haremnya yang berbeda setiap malam.
Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat.
Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di bandara atau menunggu antrian panjang, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita bergairah kembali.
Produk coklat cukup beraneka ragam. Misalnya, ada coklat susu yang merupakan adonan coklat manis, cocoa butter, gula dan susu. Selain itu ada pula coklat pahit yang merupakan coklat alami dan mengandung 43% padatan coklat. Coklat jenis ini bisa ditemukan pada beberapa produk coklat batangan. Kandungan gizi coklat bisa dilihat pada tabel.
Zat Gizi Coklat Susu Coklat Pahit
Energi (Kal) 381 504
Protein (g) 9 5,5
Lemak (g) 35,9 52,9
Kalsium (mg) 200 98
Fosfor (mg) 200 446
Vit A (SI) 30 60
Belum ada bukti bahwa coklat menimbulkan jerawat. Coklat juga tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama munculnya plaque gigi karena plaque gigi juga bisa timbul pada orang yang mengkonsumsi makanan biasa sehari-hari. Hanya saja coklat perlu diwaspadai, khususnya bagi orang-orang yang rentan menderita batu ginjal. Konsumsi 100 g coklat akan meningkatkan ekskresi oksalat dan kalsium tiga kali lipat. Oleh karena itu kiat sehat yang bisa dianjurkan adalah minumlah banyak air sehabis makan coklat.
Dalam perkembangannya coklat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga menjadi snack yang disukai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Selain rasanya enak, coklat ternyata berkhasiat membuat umur seseorang menjadi lebih panjang. Suatu studi epidemiologis telah dilakukan pada mahasiswa Universitas Harvard yang terdaftar antara tahun 1916-1950. Dengan menggunakan food frequency questionnaire berhasil dikumpulkan informasi tentang kebiasaan makan permen atau coklat pada mahasiswa Universitas Harvard.
Dengan mengontrol aktivitas fisik yang dilakukan, kebiasaan merokok, dan kebiasaan makan ditemukan bahwa mereka yang suka makan permen/coklat umurnya lebih lama satu tahun dibandingkan bukan pemakan. Diduga antioksidan fenol yang terkandung dalam coklat adalah penyebab mengapa mereka bisa berusia lebih panjang. Fenol ini juga banyak ditemukan pada anggur merah yang sudah sangat dikenal sebagai minuman yang baik untuk kesehatan jantung. Coklat mempunyai kemampuan untuk menghambat oksidasi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, sehingga dapat mencegah risiko penyakit jantung koroner dan kanker.
Selama ini ada pandangan bahwa permen coklat menyebabkan caries pada gigi dan mungkin juga bertanggung jawab terhadap munculnya masalah kegemukan. Tak dapat disangkal lagi bahwa kegemukan adalah salah satu faktor risiko berbagai penyakit degeneratif. Tetapi studi di Universitas Harvard ini menunjukkan bahwa jika Anda mengimbangi konsumsi permen coklat dengan aktivitas fisik yang cukup dan makan dengan menu seimbang, maka dampak negatip permen coklat tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
Menurut kepercayaan suku Maya, coklat adalah makanan para dewa. Rasa asli biji coklat sebenarnya pahit akibat kandungan alkaloid, tetapi setelah melalui rekayasa proses dapat dihasilkan coklat sebagai makanan yang disukai oleh siapapun. Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan.
Di Amerika Serikat konsumsi coklat hanya memberikan kontribusi 1% terhadap intake lemak total sebagaimana dinyatakan oleh National Food Consumption Survey (1987-1998). Jumlah ini relatif sedikit khususnya bila dibandingkan dengan kontribusi daging (30%), serealia (22%), dan susu (20%). Lemak pada coklat, sering disebut cocoa butter, sebagian besar tersusun dari lemak jenuh (60%) khususnya stearat. Tetapi lemak coklat adalah lemak nabati yang sama sekali tidak mengandung kolesterol. Untuk tetap menekan lemak jenuh agar tidak terlalu tinggi, ada baiknya membatasi memakan cokelat hanya satu batang saja per hari dan mebatasi mengkonsumsi suplement atau makanan lainnya yang mengandung catechin seperti apple dan teh.
Dalam penelitian yang melibatkan subyek manusia, ditemukan bahwa konsumsi lemak coklat menghasilkan kolesterol total dan kolesterol LDL yang lebih rendah dibandingkan konsumsi mentega ataupun lemak sapi. Jadi meski sama-sama mengandung lemak jenuh tetapi ternyata efek kolesterol yang dihasilkan berbeda. Kandungan stearat yang tinggi pada coklat disinyalir menjadi penyebab mengapa lemak coklat tidak sejahat lemak hewan. Telah sejak lama diketahui bahwa stearat adalah asam lemak netral yang tidak akan memicu kolesterol darah. Mengapa? Stearat ternyata dicerna secara lambat oleh tubuh kita dan juga diabsorpsi lebih sedikit.
Sepertiga lemak yang terdapat dalam coklat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh. Asam oleat ini juga dominan ditemukan pada minyak zaitun. Studi epidemiologis pada penduduk Mediterania yang banyak mengkonsumsi asam oleat dari minyak zaitun menyimpulkan efek positip oleat bagi kesehatan jantung.
Sering timbul pertanyaan seberapa banyak kita boleh mengkonsusmi coklat? Tidak ada anjuran gizi yang pasti untuk ini, namun demikian makan coklat 2-3 kali seminggu atau minum susu coklat tiap hari kiranya masih dapat diterima. Prinsip gizi sebenarnya mudah yaitu makanlah segala jenis makanan secara moderat. Masalah gizi umumnya timbul bila kita makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
Makan coklat tidak akan menimbulkan kecanduan, tetapi bagi sebagian orang rasa coklat yang enak mungkin menyebabkan kerinduan untuk mengkonsumsinya kembali. Ini yang disebut chocolate craving. Dampak coklat terhadap perilaku dan suasana hati (mood) terkait erat dengan chocolate craving. Rindu coklat bisa karena aromanya, teksturnya, manis-pahitnya dsb. Hal ini juga sering dikaitkan dengan kandungan phenylethylamine yang adalah suatu substansi mirip amphetanine yang dapat meningkatkan serapan triptofan ke dalam otak yang kemudian pada gilirannya menghasilkan dopamine. Dampak dopamine adalah muncul perasaan senang dan perbaikan suasana hati. Phenylethylamine juga dianggap mempunyai khasiat aphrodisiac yang memunculkan perasaan seperti orang sedang jatuh cinta (hati berbunga). Konon Raja Montezuma di jaman dahulu selalu mabuk minuman coklat sebelum menggilir harem-haremnya yang berbeda setiap malam.
Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat.
Coklat juga mengandung theobromine dan kafein. Kedua substansi ini telah dikenal memberikan efek terjaga bagi yang mengkonsumsinya. Oleh karena itu ketika kita terkantuk-kantuk di bandara atau menunggu antrian panjang, makan coklat cukup manjur untuk membuat kita bergairah kembali.
Produk coklat cukup beraneka ragam. Misalnya, ada coklat susu yang merupakan adonan coklat manis, cocoa butter, gula dan susu. Selain itu ada pula coklat pahit yang merupakan coklat alami dan mengandung 43% padatan coklat. Coklat jenis ini bisa ditemukan pada beberapa produk coklat batangan. Kandungan gizi coklat bisa dilihat pada tabel.
Zat Gizi Coklat Susu Coklat Pahit
Energi (Kal) 381 504
Protein (g) 9 5,5
Lemak (g) 35,9 52,9
Kalsium (mg) 200 98
Fosfor (mg) 200 446
Vit A (SI) 30 60
Belum ada bukti bahwa coklat menimbulkan jerawat. Coklat juga tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama munculnya plaque gigi karena plaque gigi juga bisa timbul pada orang yang mengkonsumsi makanan biasa sehari-hari. Hanya saja coklat perlu diwaspadai, khususnya bagi orang-orang yang rentan menderita batu ginjal. Konsumsi 100 g coklat akan meningkatkan ekskresi oksalat dan kalsium tiga kali lipat. Oleh karena itu kiat sehat yang bisa dianjurkan adalah minumlah banyak air sehabis makan coklat.
Mengatasi MASUK ANGIN dengan KEROKAN!
Masuk angin memang bukan penyakit berbahaya. Namun, bila sudah parah, virus mudah masuk tubuh. Untuk pencegahan bisa diatasi salah satunya dengan kerokan.
Kebanyakan orang Eropa mengatasi gejala flu (common cold) seperti pegal linu, perut kembung, batuk-pilek, pusing, sakit kepala, demam, meriang, dll, dengan makan sup panas, minum obat flu yang bisa didapat di toko-toko obat, lalu tidur berbungkuskan selimut.
Mirip dengan itu, orang timur khususnya orang Jawa mengatasi kondisi seperti itu dengan menghirup teh hangat atau minum wedang jahe hangat. Sementara badan dibalur dengan minyak telon, kayu putih atau minyak apa saja yang bisa menghangatkan tubuh. Yang paling sering dilakukan adalah dengan kerokan.
Begitu menyatunya kerokan dengan budaya Jawa, banyak orang Barat (bule) dari berbagai negara mempelajari teknik kerokan di sebuah padepokan yang disebut Lemah Putih, di daerah Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah. Memang tidak hanya di tempat ini mereka belajar. Di tempat lain seperti Yogyakarta, mereka juga menanyakan perihal terapi ini.
Buat para bule, mengherankan sekali kerokan bisa memperbaiki kondisi tubuh yang tidak sehat. Meski pernah dianggap tidak masuk akal, mereka melihat, terapi ini teryata efektif karena murah dan mudah dilakukan.
Prinsip kerokan menurut Dr. Koosnadi Saputra, Sp.R, akupunkturis klinik, mirip prinsip pemanasan dengan menggunakan moxa yang sering dipakai saat jarum akupunktur ditusukkan pada tubuh untuk mengatasi masuk angin. Prinsip ini juga tidak jauh berbeda dengan model terapi kop yang biasanya menggunakan alat seperti tanduk, gelas, karet, tabung bambu dan lain-lain. Di negeri asal teknik akupunktur, model terapi ini sudah resmi dipakai sebagai sarana penyembuhan. Menurut Mochtar Wijayakusuma, putra Hembing Wijayakusuma yang juga seorang akupunkturis, penelitian mengapa kerokan memiliki efek menyembuhkan juga pernah dilakukan di Universitas Ghuan Thou, sebuah universitas terkenal di Cina.
Memberi Rangsang Tubuh
l Dr. Koosnadi menyebutkan, prinsip kerokan adalah upaya meningkatkan temperatur dan energi pada daerah yang dikerok.
Peningkatan energi ini dilakukan dengan pemberian rangsang kulit tubuh bagian luar. Dengan merangsang permukaan kulit lewat dikerok, saraf penerima rangsang di otak menyampaikan rangsangan untuk menimbulkan efek memperbaiki organ yang terkait dengan titik-titik meridian tubuh seperti misalnya organ paru-paru.
Dr. Handrawan Nadesul menambahkan, efek kerokan yang hendak dicapai adalah mengembangnya pembuluh darah kulit yang semula menguncup akibat terpapar dingin atau kurang gerak, sehingga darah kembali mengalir deras.
Penambahan arus darah ke permukaan kulit ini meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus.
Sementara itu alat kerokan biasanya menggunakan uang logam, koin, atau alat bantu khusus kerok yang terbuat dari plastik, tulang, keramik, batu giok, potongan jahe, potongan bawang, dan lain-lain. Alat-alat tersebut harus tumpul supaya tidak melukai kulit.
Sinse Johanes, seorang pengobat yang berpraktek di daerah Mangga Dua, Jakarta Barat menggunakan alat kerokan yang bentuknya mirip stetoskop. Alat ini bisa dipakai untuk mengerok sekujur tubuh dengan cepat, tak lebih dan lima menit. Menurut Johanes, alat ini sudah dijual bebas di Indonesia.
Berfungsi Menghangatkan
l Selain koin atau uang logam, perlengkapan lain yang menyertai biasanya berupa minyak urut, balsem, krim atau jenis minyak lain yang berfungsi menghangatkan.
Fungsi minyak ini selain menghangatkan memang untuk melicinkan proses kerokan sehingga menghindari terjadinya kulit lecet.
Berbagai jenis minyak seperti minyak bayi, minyak jahe, dan minyak lain-lain bisa kita peroleh dengan mudah di toko-toko obat atau warung biasa. Namun jika kita malas pergi jauh-jauh atau keadaan sedikit darurat, artinya segera butuh bahan minyak, kita bisa gunakan minyak kelapa yang dicampur dengan jahe, kencur, sereh, laos, minyak kayu putih, bawang, cabai, dan lain-lain.
Bahan-bahan tersebut setelah dilumat dimasukkan ke dalam minyak yang hendak dicampur. Campuran dari bahan-bahan seperti ini sangat berguna karena minyak asiri yang terkandung di dalamnya juga berfungsi menghangatkan tubuh.
Karena minyaknya saja sudah terasa hangat apalagi ditambah dengan kerokan, kulit pasti akan terasa sedikit sakit terutama untuk mereka yang memiliki kulit sensitif.
Saat dikerok, biasanya akan terjadi perubahan warna kulit. Kalau tidak merah, kulit bisa merah kebiruan, bahkan menghitam. Perubahan warna kulit ini menunjukkan tingkatan rasa sakit. Menurut Mochtar Wijayakusuma, warna kulit yang semakin menua menunjukkan semakin berat gangguan penyakitnya.
Sesuai Titik Meridian
Kerokan biasanya dilakukan pada bagian tubuh seperti leher, bahu, punggung maupun pinggang. Atau bisa saja di seluruh bagian tubuh, kecuali alat kelamin, dubur, dan bola mata.
Koosnadi menyebutkan sebaiknya kerokan dilakukan dari arah atas ke bawah. Bisa juga mendatar. Sebaiknya arah kerokan disesuaikan dengan meridian. Supaya efektif kerokannya, sebaiknya berdasarkan pada titik akupuntur dan meridiannya sesuai dengan keluhan penyakit yang terjadi.
Satu hal yang patut diingat dan dilakukan bila Anda sudah kerokan adalah tidak mandi karena setelah kerokan, pori-pori kulit dalam kondisi terbuka. Lebih baik sekalah kulit dengan lap basah (yang dicelupkan pada air hangat lalu diperas).
Selain itu, Anda juga harus ingat bahwa kerokan hanyalah sebuah langkah pencegahan. Anda tetap harus ke dokter untuk mengkonsultasikan kondisi ini bila dalam tiga hari, sakit Anda tidak sembuh. Yang jelas, selama sakit lakukanlah hal-hal pendukung lainnya seperti misalnya banyak minum jus jeruk dan tomat, mengkonsumsi makanan dan minuman hangat (seperti wedang jahe, sup kaldu ayam segar yang ditambah wortel, brokoli, bawang merah dan putih) serta istirahat secukupnya. @ Abdi Susanto
Sumber : Kompas.com
Kebanyakan orang Eropa mengatasi gejala flu (common cold) seperti pegal linu, perut kembung, batuk-pilek, pusing, sakit kepala, demam, meriang, dll, dengan makan sup panas, minum obat flu yang bisa didapat di toko-toko obat, lalu tidur berbungkuskan selimut.
Mirip dengan itu, orang timur khususnya orang Jawa mengatasi kondisi seperti itu dengan menghirup teh hangat atau minum wedang jahe hangat. Sementara badan dibalur dengan minyak telon, kayu putih atau minyak apa saja yang bisa menghangatkan tubuh. Yang paling sering dilakukan adalah dengan kerokan.
Begitu menyatunya kerokan dengan budaya Jawa, banyak orang Barat (bule) dari berbagai negara mempelajari teknik kerokan di sebuah padepokan yang disebut Lemah Putih, di daerah Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah. Memang tidak hanya di tempat ini mereka belajar. Di tempat lain seperti Yogyakarta, mereka juga menanyakan perihal terapi ini.
Buat para bule, mengherankan sekali kerokan bisa memperbaiki kondisi tubuh yang tidak sehat. Meski pernah dianggap tidak masuk akal, mereka melihat, terapi ini teryata efektif karena murah dan mudah dilakukan.
Prinsip kerokan menurut Dr. Koosnadi Saputra, Sp.R, akupunkturis klinik, mirip prinsip pemanasan dengan menggunakan moxa yang sering dipakai saat jarum akupunktur ditusukkan pada tubuh untuk mengatasi masuk angin. Prinsip ini juga tidak jauh berbeda dengan model terapi kop yang biasanya menggunakan alat seperti tanduk, gelas, karet, tabung bambu dan lain-lain. Di negeri asal teknik akupunktur, model terapi ini sudah resmi dipakai sebagai sarana penyembuhan. Menurut Mochtar Wijayakusuma, putra Hembing Wijayakusuma yang juga seorang akupunkturis, penelitian mengapa kerokan memiliki efek menyembuhkan juga pernah dilakukan di Universitas Ghuan Thou, sebuah universitas terkenal di Cina.
Memberi Rangsang Tubuh
l Dr. Koosnadi menyebutkan, prinsip kerokan adalah upaya meningkatkan temperatur dan energi pada daerah yang dikerok.
Peningkatan energi ini dilakukan dengan pemberian rangsang kulit tubuh bagian luar. Dengan merangsang permukaan kulit lewat dikerok, saraf penerima rangsang di otak menyampaikan rangsangan untuk menimbulkan efek memperbaiki organ yang terkait dengan titik-titik meridian tubuh seperti misalnya organ paru-paru.
Dr. Handrawan Nadesul menambahkan, efek kerokan yang hendak dicapai adalah mengembangnya pembuluh darah kulit yang semula menguncup akibat terpapar dingin atau kurang gerak, sehingga darah kembali mengalir deras.
Penambahan arus darah ke permukaan kulit ini meningkatkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan virus.
Sementara itu alat kerokan biasanya menggunakan uang logam, koin, atau alat bantu khusus kerok yang terbuat dari plastik, tulang, keramik, batu giok, potongan jahe, potongan bawang, dan lain-lain. Alat-alat tersebut harus tumpul supaya tidak melukai kulit.
Sinse Johanes, seorang pengobat yang berpraktek di daerah Mangga Dua, Jakarta Barat menggunakan alat kerokan yang bentuknya mirip stetoskop. Alat ini bisa dipakai untuk mengerok sekujur tubuh dengan cepat, tak lebih dan lima menit. Menurut Johanes, alat ini sudah dijual bebas di Indonesia.
Berfungsi Menghangatkan
l Selain koin atau uang logam, perlengkapan lain yang menyertai biasanya berupa minyak urut, balsem, krim atau jenis minyak lain yang berfungsi menghangatkan.
Fungsi minyak ini selain menghangatkan memang untuk melicinkan proses kerokan sehingga menghindari terjadinya kulit lecet.
Berbagai jenis minyak seperti minyak bayi, minyak jahe, dan minyak lain-lain bisa kita peroleh dengan mudah di toko-toko obat atau warung biasa. Namun jika kita malas pergi jauh-jauh atau keadaan sedikit darurat, artinya segera butuh bahan minyak, kita bisa gunakan minyak kelapa yang dicampur dengan jahe, kencur, sereh, laos, minyak kayu putih, bawang, cabai, dan lain-lain.
Bahan-bahan tersebut setelah dilumat dimasukkan ke dalam minyak yang hendak dicampur. Campuran dari bahan-bahan seperti ini sangat berguna karena minyak asiri yang terkandung di dalamnya juga berfungsi menghangatkan tubuh.
Karena minyaknya saja sudah terasa hangat apalagi ditambah dengan kerokan, kulit pasti akan terasa sedikit sakit terutama untuk mereka yang memiliki kulit sensitif.
Saat dikerok, biasanya akan terjadi perubahan warna kulit. Kalau tidak merah, kulit bisa merah kebiruan, bahkan menghitam. Perubahan warna kulit ini menunjukkan tingkatan rasa sakit. Menurut Mochtar Wijayakusuma, warna kulit yang semakin menua menunjukkan semakin berat gangguan penyakitnya.
Sesuai Titik Meridian
Kerokan biasanya dilakukan pada bagian tubuh seperti leher, bahu, punggung maupun pinggang. Atau bisa saja di seluruh bagian tubuh, kecuali alat kelamin, dubur, dan bola mata.
Koosnadi menyebutkan sebaiknya kerokan dilakukan dari arah atas ke bawah. Bisa juga mendatar. Sebaiknya arah kerokan disesuaikan dengan meridian. Supaya efektif kerokannya, sebaiknya berdasarkan pada titik akupuntur dan meridiannya sesuai dengan keluhan penyakit yang terjadi.
Satu hal yang patut diingat dan dilakukan bila Anda sudah kerokan adalah tidak mandi karena setelah kerokan, pori-pori kulit dalam kondisi terbuka. Lebih baik sekalah kulit dengan lap basah (yang dicelupkan pada air hangat lalu diperas).
Selain itu, Anda juga harus ingat bahwa kerokan hanyalah sebuah langkah pencegahan. Anda tetap harus ke dokter untuk mengkonsultasikan kondisi ini bila dalam tiga hari, sakit Anda tidak sembuh. Yang jelas, selama sakit lakukanlah hal-hal pendukung lainnya seperti misalnya banyak minum jus jeruk dan tomat, mengkonsumsi makanan dan minuman hangat (seperti wedang jahe, sup kaldu ayam segar yang ditambah wortel, brokoli, bawang merah dan putih) serta istirahat secukupnya. @ Abdi Susanto
Sumber : Kompas.com
Thursday, November 20, 2008
Reportase Malaysia Obat Mujarab dari Laut
Trubus
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:27:04
Tiga puluh hari sudah tubuh Lis Rudiyan terbujur di ruang intensive Care Unit (ICU) sebuah rumah sakit besar di Semarang, Jawa Tengah. Ia koma. Stroke pendarahan akibat hipertensi --tekanan darahnya 200/120 mmHg-- memaksa perempuan 42 tahun itu opname hingga 1,5 bulan. Begitu tangan mampu bergerak, Lis dipindahkan dari ruang ICU ke bangsal. Di ruang itulah adiknya, diam-diam memberikan ekstak teripang dengan gastric tube, semacam selang yang dimasukkan ke lubang hidung lalu ke lambung.
Adiknya, Ade Nurmaya, yang kebetulan dokter tahu betul risiko stroke pendarahan. Pasien stroke pendarahan kemungkinan hidup cuma 5%, ujar dr Ade Nurmaya yang berpraktek di Getasan, Salatiga, kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Semarang. Tanpa sepengetahuan dokter yang merawat, Ade memberikan 1 sendok makan esktrak teripang 3 kali sehari kepada Lis. Ekstrak itu rutin diberikan sejam sebelum jadwal makan.
Mengapa Ade Nurmaya memberikan ekstrak teripang? Jangan sampai kakak sembuh, tetapi daya pikir menurun. Lumpuh akibat stroke masih bisa disembuhkan. Namun, kalau ingatan yang rusak sulit dipulihkan. Saya juga ingin membuktikan apa benar teripang bisa menyembuhkan stroke seperti ditulis Trubus? ujar perempuan 38 tahun itu. Pada edisi Maret 2006 majalah Anda memang menulis khasiat teripang, antara lain menyembuhkan stroke.
Beberapa pekan setelah diberi ekstrak teripang, Lis siuman. Kebahagiaan keluarga besarnya membuncah. Yang lebih menggembirakan ingatannya seperti semula, tak berkurang sedikit pun. Pernah temannya bezuk, karyawan PT Taspen Semarang itu ingat persis sisa cuti. Kemampuan bicaranya juga bagus, ujar dokter alumnus Universitas Diponegoro itu. Trubus membuktikannya ketika berbicara langsung dengan Lis Rudiyan.
Padahal, pendarahan terjadi di cerebrospinal (ruang di tengah otak) dan mengendap hampir ke batang otak seperti dialami almarhumah Sukma Ayu. Ekstrak teripang cukup membantu mengatasi stroke. Bagi penderita stroke, pendarahan mendesak otak ke samping sehingga jaringan rusak, katanya. Protein yang dikandung teripang menumbuhkan sel-sel baru pada otak dan meregenerasi jaringan yang mati sehingga daya ingat dapat berfungsi baik.
Beragam penyakit
Hj Halimah Omar juga merasakan khasiat teripang. Perempuan kelahiran Johor, Malaysia, 24 Mei 1951 itu 17 tahun mengidap asma. Begitu gejala serangan muncul, anak ke-8 dari 12 bersaudara itu segera memacu mobilnya ke Batupahat Hospital, 2 km dari rumahnya. Dokter negeri jiran biasanya meresepkan bentolin, niulin, dan obat spray untuk melegakan jalan pernapasan. Sayang, ketika obat-obatan habis penyakitnya kerap muncul.
Oleh karena itu Halimah tertarik mencoba ekstrak teripang. Ibu 2 anak itu rutin mengkonsumsi 2 sendok makan 2 kali sehari. Efek yang langsung dirasakan perempuan 55 tahun itu, Saya rasa badan sedap (enak, red), ujarnya ketika ditemui Trubus di rumahnya di bilangan Tamantasik, Johor. Dua tahun terakhir setelah rutin mengkonsumsi gamat-sebutan teripang di Malaysia-asmanya tak pernah kambuh.
Teripang tak hanya membantu proses penyembuhan stroke dan asma. Banyak penyakit maut lain yang dituntaskan oleh anggota famili Holothuriidae itu seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hepatitis, dan psoriasis. Teripang berkhasiat untuk hampir semua kasus penyakit. Cara kerjanya tentu saja berbeda. Misalnya untuk asam urat ekstrak teripang memblokir asam urat, untuk osteoarthritis alias radang sendi teripang memberikan kondroitin sehingga tulang rawannya membaik, ujar dr Zen Djaja MD di Malang.
Ekstrak teripang itulah yang kini menjadi buah bibir di masyarakat Indonesia. Banyak pasien berharap sembuh dari penyakit mematikan dengan mengkonsumsi ekstraknya. Di sisi lain banyak pula dokter yang mengidap penyakit tertentu, lalu mengkonsumsi teripang untuk diri sendiri dan merasakan faedahnya. Episode berikutnya, sang dokter menganjurkan-jika tak boleh dibilang meresepkan-kepada para pasien.
Sekadar menyebut contoh, di Jakarta ada dr Pieter AW Pattinama MPH, mantan direktur RS PGI Cikini. Derita panjang akibat serangan diabetes mellitus sejak 1972 akhirnya berujung. Itu setelah ia melakukan terapi akupunktur plus konsumsi ekstrak gamat. Kadar gula darah pria 59 tahun itu semula 500 mg/dl turun menjadi 160 mg/dl dalam 2 bulan.
Dokter-dokter di Indonesia biasanya tak gampang percaya terhadap obat atau suplemen yang belum diuji klinis. Namun, pada kasus ekstrak teripang yang notabene belum diuji klinis, mereka berkenan menggunakan setelah obat-obatan kimiawi gagal mengatasi penyakit-penyakit tertentu. Menurut dr Andreas Widjaja itulah fenomena bangkitnya fitofarmaka di Indonesia.
Lengkap
Apa rahasia teripang sehingga dapat menyembuhkan beragam penyakit? Ahli nutrisi Malaysia Walter Kee Mun Yee, mengatakan teripang mengandung kolagen, MPS (mucopolusacarida), DHA (Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosapentaenoic acid). Kepada Trubus alumnus Wisconsin University itu mengatakan, MPS dalam bentuk kondritin sulfat memulihkan sendi dan membangun tulang rawan. Senyawa itu juga memberikan pelendiran pada dinding sel.
Dua yang disebut terakhir-EPA dan DHA, disebut omega 3-merupakan asam lemak rantai panjang. DHA dan EPA banyak ditemukan pada satwa di lautan. Menurut ahli gizi, Dr Uken Soetrisno, DHA dan EPA berfungsi untuk kecerdasan dan berhubungan dengan pertumbuhan simpul-simpul saraf atau ganglion. Hal senada juga diungkapkan dr Luki Kartadinata. DHA dan EPA bermanfaat untuk pertumbuhan otak dan melancarkan sirkulasi darah, ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti itu.
Masih ada faedah lain senyawa aktif itu. Menurut dr Imelda Retno Purwanti dokter di Kelapagading, Jakarta Utara, EPA dan Omega 3 sebagai pelarut kolesterol, terutama LDL (dikenal sebagai kolesterol jahat, red). Jika tak diterapi kolesterol tinggi menyebabkan penyakit jantung. Efeknya berantai dan tak dapat berdiri sendiri-sendiri. Semua ahli sepakat soal faedah EPA dan DHA. Yang tak bulat adalah soal waktu pemberian.
Menurut dr Zen Djaja MD di Jakarta ekstrak teripang sangat baik diberikan kepada wanita hamil, bukan anak-anak. Pada beberapa penelitian spesifik, DHA tak terlalu berkhasiat ketika bayi sudah lahir. Ia (DHA, red) menampakkan fungsinya ketika pembentukan otak janin, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atmajaya.
Namun, Dr Uken Soetrisno mengatakan, selain kepada wanita hamil, DHA juga bagus diberikan kepada anak-anak di bawah 2 tahun. Tetap harus dijaga keseimbangan nutrisi. Sebab, di dunia ini tak ada makanan superlengkap, ujar doktor Nutrisi alumnus Oregon State University. Selain itu teathfish-sebutan teripang di Inggris-kaya tembaga. Tembaga bagus untuk regenasi sel sehingga bikin awet muda, ujar dr Luki.
Rusak ginjal ?
Zen Djaja MD mengatakan, mentimun laut-sebutan untuk teripang-mengandung asam lemak 12-MTA alias metthyltetradecanoic acid. Hingga saat ini jenis bakteri yang berjasa dalam pembentukan asam itu masih diteliti. Asam itu tokcer mengahalangi enzim 5-Lox atau populer sebagai lipoksigenase, enzim yang mengoksidasi lemak tak jenuh menjadi peroksida sehingga mengancam kesehatan. Dalam dunia pengobatan modern, ini adalah kunci pengobatan asma, pembengkakan usus, dan arthritis, kata Zen.
Secara tradisional, teripang digunakan dalam pengobatan cina sejak ribuan tahun silam. Hoisom- sebutan teripang di Cina-dikeringkan atau dibuat bubuk. Menurut William Aditeja,
ahli pengobatan cina di Jakarta, teripang bubuk lebih aman dikonsumsi pasien alergi ketimbang yang kering. Kadar protein teripang kering relatif tinggi sehingga memicu alergi.
Dokter alumnus Beijing University of Traditional Chinese Medicine itu memanfaatkan teripang untuk mengobati penyakit sirosis hati, mioma, dan segala penyakit yang menyebabkan organ tubuh mengeras atau membengkak. Teripang berkadar garam tinggi sehingga berfungsi melunakkan atau mengecilkan kelainan organ tubuh yang mengeras atau membengkak, ujar William yang berpraktek di Jakarta Kota.
Ia mengatakan konsumsi berlebihan dalam waktu lama, berefek terhadap ginjal. Oleh sebab itu, dosis mesti tepat. Menurut William dosis konsumsi teripang kering 15-30 g; bubuk, 3 g sekali konsumsi. Frekuensinya 2-3 kali sehari. Menurut Walter Kee Mun Yee ekstrak gamat tanpa garam. Mirip ikan laut atau cumi-cumi, walau hidup di laut tapi dagingnya tak asin karena adanya reverse osmosis, ujar Kee.
Efek berbeda
Tentu, tak semua dokter menganjurkan ekstrak zeekomkamer-sebutan teripang di Belanda-kepada para pasiennya. Contoh, dr Paulus Wahyudi Halim. Dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, itu menyarankan pasien untuk berhati-hati. Mestinya pasien memperhatikan efek samping, terutama pada organ hati dan ginjal. Bila keduanya rusak, obat malah mencelakakan kita. Sebab, efek obat untuk setiap orang berbeda, tergantung tingkat kemampuan tubuh menerima zat itu, katanya.
Dokter alumnus Universitas Degli Studi Padova, Italia, itu mengatakan, ekstrak teripang mestinya melewati uji yang mengikuti kaidah farmakologis seperti uji klinis. Tujuannya untuk menentukan dosis tepat sehingga konsumen terlindungi. Harap mafh um, kerap kali dosis yang digunakan konsumen di sini mengacu pada pasien di mancanegara yang belum tentu kebutuhannya sama.
Pendapat serupa dikemukakan oleh Dr Asep Gana Suganda, ahli farmakologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam teripang juga mengandung beberapa senyawa toksik seperti holoturin yang justru berbahaya bagi tubuh manusia, ujar dosen jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB. Doktor Farmakologi alumnus Nantes University, Perancis, itu menuturkan obat herbal terstandar dikatakan aman jika memenuhi data praklinis.
Sebetulnya banyak periset di berbagai negara telah membuktikan keampuhan teripang dalam uji praklinis. Dr Retno Murwani dari Universitas Diponegoro, misalnya, membuktikan teripang sebagai antikanker. Riset serupa juga ditempuh Tong Y, dari Divisi Farmakologi Antitumor, State Key Laboratory of Drug Research, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences, Shanghai, Cina.
Tren
Ekstrak teripang kini banyak dikonsumsi dalam bentuk cair. Itu hasil olahan beberapa spesies teripang yang telah diteliti senyawa aktifnya. Di antara jenis-jenis itu belum ada kasus teripang itu beracun, ujar Drs Prapto Darsono, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi. Apakah semua spesies berkhasiat obat? Prof Dr Zaiton Hassan, peneliti teripang dari Universiti Putra Malaysia, mengatakan kandungan antarspesies relatif sama.
Hanya persentase zat aktif yang berbeda. Beberapa spesies yang lazim diolah menjadi ekstrak antara lain teripang pasir Holothuria scabra, teripang hitam H. edulis, dan Stichopus variegatus. Meski Indonesia mempunyai banyak spesies, tetapi ekstrak teripang masih diimpor dari Malaysia. Di negeri jiran itu popularitas gamat-begitu mereka menyebut teripang-amat melambung.
Bekas jajahan Inggris itu meriset teripang secara terpadu sejak 1995. Penelitian perdana dilakukan oleh Prof Dr Ridzwan Hashim, mantan dosen Universiti Kebangsaan Malaysia yang kini mengajar di International Islamic University Kualalumpur (baca: Khasiat di Balik Resep Datuk, halaman 22-23). Sejak itu penelitian untuk mengungkap tabir teripang terus dilakukan. Hasil riset itu-antara lain teripang berkhasiat mengatasi beragam penyakit- mendorong investor membangun pabik pengolahan.
Wajar bila saat ini di Malaysia bertebaran puluhan produsen ekstrak teripang dari skala rumahan yang berpusat di Pulau Langkawi hingga skala besar. Beberapa produsen skala besar di antaranya Diamond Interest Sdn Bhd (Sdn Bhd, Sendirian Berhad = PT, perusahaan terbatas), Healwell Pharmaceuticals Sdn Bhd, Luxor Network Sdn Bhd, MICH Sdn Bhd, dan Rojam Industries Sdn Bhd. Tiga produsen yang disebut pertama mengekspor ekstrak teripang ke Indonesia dengan merek masing-masing Sea Cucumber, Gamat Emulsion, dan Jeli Gamat.
Ketiga merek itulah yang kini beredar di pasaran Indonesia. Menurut Paulus Prawira yang mendistribusikan Sea Cucumber di Jakarta, volume penjualan 2005 meningkat 25% ketimbang tahun sebelumnya. Melambungnya permintaan juga dirasakan oleh Thomas Hendrawan, distributor Jeli Gamat di Indonesia. Lonjakan permintaan ke- 3 merek itu mengindikasikan ekstrak teripang dibutuhkan masyarakat.
Sayang, meski Indonesia mempunyai keragaman spesies yang tinggi, industri pengolahan teripang belum muncul. Padahal, teknologi pengolahan beche de mer-sebutan teripang di lidah Perancis-relatif mudah (baca: Jala)
Thursday, September 18, 2008
Vegetarian Diets: Will You Lose 10 Pounds?
By : HAZEL LEONG
Submitted 2008-09-14 02:06:42
If you are truly involved and dedicated then try switching over progressively. Don not try to quit cold turkey (no pun intended). Try eliminating one type of beef at a time. Then you will regularly be able to remove all the meat from your diet. The vegan or total vegetarian diet includes only foods from plants. People who follow a lacto vegetarian diet eat strictly plant foods plus cheese and other dairy products.
Over this time period bring in and increase the number of Vegetarian meals that you eat. This usually results in a vegetarian diet being lower in overall fat, saturated fat and cholesterol .You can find some unbelievable vegetarian cookbooks online and at your local bookstore that are filled with tasty recipes.
Just keep in mind to start slow and take your instance. Many studies have shown that people who following a vegetarian diet have a lower risk of obesity, coronary heart disease high blood pressure and diabetes. To give you a slight push here are some incredible reimbursement of a vegetarian diet as compared to an orthodox diet.
The Benefits of a Vegetarian Lifestyle
Vegetarian diets, when well selected, are connected to a reduction in the incidence of chronic diseases. And they are more favorable to better health than your average, orthodox diet. However, persons who join the church at an early age (before the age of 19) have a risk of death that is about one-half that of the general population
Chronic Diseases and Vegetarian Diets:
1. Obesity. In the middle of vegetarians there is less obesity. Vegetarians eat more fiber-rich bulky foods so fewer calories are obsessive. Most vegetarian diets in the United States are high in fiber and low in total fat, saturated fat, cholesterol and calories. If oils, nuts, whole milk, cheese and eggs are used in a diet, dietary fat (both saturated and unsaturated) and cholesterol will increase.
2. High Blood Pressure. Vegetarian way of life is avoid of smoking and drinking alcohol. This in mixture with regular implement decreases blood pressure. Some studies have shown that food allergy can contribute to high blood pressure, 10 and exposure to lead and other heavy metals has been linked to high blood pressure as well. Also, a vegetarian diet that is low in fat, saturated fats, high in fiber, fruits, and vegetables may also supply to lower blood pressure.
3. Heart Disease. Vegetarian diets call for fruits, vegetables, whole grains, and soybeans as a substitution for meat (which is much higher in saturated fats and much lower in fiber, antioxidants). Data from a national survey showed that people who consumed beans 4 or more times a week had a 19 percent reduction in risk of heart disease compared to those who ate beans only once a week. This contributes to a fit heart. High fiber also helps the digestive tract.
4. Cancer. Meats and other foods not inspired in a vegetarian diet can produce carcinogens which can lead to Cancer. There are those who advocate macrobiotic diets and various nutritional therapies as forms of cancer treatment, but there is not enough scientific evidence to back up these claims.
There is much other reimbursement to a vegetarian lifestyle:
1. Firstly its humane as it saves animals from being slaughtered for food.
2. Secondly saves money (as meat is expensive)
And lastly it is less demanding on the surroundings. So make sure you follow the rules of the diet as closely as possible for best results!
Author Resource:- See the only Master Cleanse diet used by Hollywood Celebrities such as Beyonce!
Exclusive discounts of the Master Cleanse Diet here!
Article From Article Health And Fitness
Submitted 2008-09-14 02:06:42
If you are truly involved and dedicated then try switching over progressively. Don not try to quit cold turkey (no pun intended). Try eliminating one type of beef at a time. Then you will regularly be able to remove all the meat from your diet. The vegan or total vegetarian diet includes only foods from plants. People who follow a lacto vegetarian diet eat strictly plant foods plus cheese and other dairy products.
Over this time period bring in and increase the number of Vegetarian meals that you eat. This usually results in a vegetarian diet being lower in overall fat, saturated fat and cholesterol .You can find some unbelievable vegetarian cookbooks online and at your local bookstore that are filled with tasty recipes.
Just keep in mind to start slow and take your instance. Many studies have shown that people who following a vegetarian diet have a lower risk of obesity, coronary heart disease high blood pressure and diabetes. To give you a slight push here are some incredible reimbursement of a vegetarian diet as compared to an orthodox diet.
The Benefits of a Vegetarian Lifestyle
Vegetarian diets, when well selected, are connected to a reduction in the incidence of chronic diseases. And they are more favorable to better health than your average, orthodox diet. However, persons who join the church at an early age (before the age of 19) have a risk of death that is about one-half that of the general population
Chronic Diseases and Vegetarian Diets:
1. Obesity. In the middle of vegetarians there is less obesity. Vegetarians eat more fiber-rich bulky foods so fewer calories are obsessive. Most vegetarian diets in the United States are high in fiber and low in total fat, saturated fat, cholesterol and calories. If oils, nuts, whole milk, cheese and eggs are used in a diet, dietary fat (both saturated and unsaturated) and cholesterol will increase.
2. High Blood Pressure. Vegetarian way of life is avoid of smoking and drinking alcohol. This in mixture with regular implement decreases blood pressure. Some studies have shown that food allergy can contribute to high blood pressure, 10 and exposure to lead and other heavy metals has been linked to high blood pressure as well. Also, a vegetarian diet that is low in fat, saturated fats, high in fiber, fruits, and vegetables may also supply to lower blood pressure.
3. Heart Disease. Vegetarian diets call for fruits, vegetables, whole grains, and soybeans as a substitution for meat (which is much higher in saturated fats and much lower in fiber, antioxidants). Data from a national survey showed that people who consumed beans 4 or more times a week had a 19 percent reduction in risk of heart disease compared to those who ate beans only once a week. This contributes to a fit heart. High fiber also helps the digestive tract.
4. Cancer. Meats and other foods not inspired in a vegetarian diet can produce carcinogens which can lead to Cancer. There are those who advocate macrobiotic diets and various nutritional therapies as forms of cancer treatment, but there is not enough scientific evidence to back up these claims.
There is much other reimbursement to a vegetarian lifestyle:
1. Firstly its humane as it saves animals from being slaughtered for food.
2. Secondly saves money (as meat is expensive)
And lastly it is less demanding on the surroundings. So make sure you follow the rules of the diet as closely as possible for best results!
Author Resource:- See the only Master Cleanse diet used by Hollywood Celebrities such as Beyonce!
Exclusive discounts of the Master Cleanse Diet here!
Article From Article Health And Fitness
A Highly Effective Diet Using Lemonade
By : Gary Vaughn
Submitted 2008-09-17 16:40:10
Have you heard of the highly effective diet product that is made as a form of lemonade? While not exactly your Grandmother's version of lemonade, it is made with lemons. That is where the familiarity ends. The diet form of lemonade is made to provide all the essential nutrients that the body needs for a period of about ten days. Ten days is, for the most part, the period of time needed for this diet to clean the "gunk" out of your body and give it a restart from whence a significant loss of weight is highly probable. Sound like fun? You'd better have some excellent discipline if you want to explore this diet and have success.
One of the biggest and most common problems with diets is that of metabolism. If the metabolism is fired up, the calories are burned and the fat inside the tissues is reduced. If the metabolism is very slow and lethargic, the fat deposits will continue to build up and weight will be gained over and over again.
One of the biggest and most common problems with metabolism is that of "plaque." You see, when the intestines are coated with plaque and the body is inundated with toxins, the metabolism is automatically slowed down and weight loss, while possible, is very difficult to attain.
Thus, the lemonade diet. The diet is really a fasting diet that is designed to give the body a break from the continuous assault by junk food, inappropriate sugars and other toxins that enter the body in various ways. While preventing these common toxins from entering the body, the body itself actually expunges itself of these built up toxins and allows a rebirth of sorts in which many of the desires and tastes, accumulated through the years, are replaced with more natural cravings and the dieting person is able to easily form newer, more healthy nutritional habits. The lemonade diet is, as we've said, a fast, with the lemonade part being the only allowed intake of nutrition for a ten day period.
During this ten day period on the lemonade diet, the dieting person is taken from feelings of extreme starvation to symptoms such as headaches, nausea, stomach aches and extreme fatigue. The end result though is a person who has rid their body of toxins and feels like a million bucks, literally. They no longer crave the sweets or junk foods that caused their weight loss in the first place. Their natural cravings take over and they usually find themselves eating more wholesome and healthy foods like vegetables, fruits and low-fat dishes. Their energy level is accelerated to a point where exercise is more of a pleasure than a redundant and dreaded routine. Many people who complete the lemonade diet successfully say that they actually look forward to exercising.
The diet, while not debilitating in any way, is not loaded with low carbs, low fats or any other type of food. As a matter of fact there is no food involved at all, other than the lemonade concoction that you can make yourself or order online. You can expect to feel lousy before you feel like you've been reborn but, for most lemonade diet users, it is well worth the short ten days of suffering.
The average weight loss for the ten day fasting period is around a pound per day but the weight loss usually continues after the ten day fast as the metabolism is kicked up several notches and the added energy level continues to burn calories as the person becomes more active and changes their unhealthy diet for one that enhances the weight loss effect.
So, what are the ingredients of the lemonade diet? There are some slight variations that have evolved over the last several years but for the most part, the lemonade has remained the same mixture of lemons or limes, pure maple syrup, cayenne pepper and filtered water. It doesn't sound like much but the nutritive value found in these products is certainly enough to not only keep you alive but provide just enough nutrition that your body can actually revive itself.
The lemonade diet is not for everyone. As a matter-of-fact most people fail at it the first or second time they attempt it. It is a difficult task but well worth it in the end. The lemonade diet attempts usually prove more successful after the second or third time through. A failure to complete the fast during the first or second attempt is considered quite normal. Many people do have success during their third or fourth time through. It is not considered a failure, by afficianodos of the lemonade diet, if the novice lemonade dieter does not complete the fast. All who attempt the lemonade diet recognize the difficulty in going for ten days eating or drinking nothing but the lemonade concoction and water. It is tough.
If you feel like you are up to it or would like to start on a lemonade diet, you should simply run an online search for "lemonade diet," then make your lemonade and follow the instructions. The best advice is to go as far as you can in the fast and if you simply cannot complete the ten day fast, try it again in a couple of weeks. Once you are successful in completing the entire ten day fast and lemonade diet, you will be glad you did and your life will change for the better.
Author Resource:- Gary Vaughn is a Master RN with many valuable years of experience. Marketing health care and dieting products is one of his specialties. His website can be located at
Repair My Weight Loss.com
Who Else Wants The Health Benefits Of The Goji Berry?
By : Brue Baker
Submitted 2008-09-16 17:48:56
As more people have begun to educate themselves on health and wellness they are realizing that many things that are sold to them, like fruit juice for example, aren't healthy for them at all. You might be asking, why wouldn't fruit juice be healthy?
Most fruit juice you find in the grocery store is unhealthy because it is watered down and loaded with added sugar and preservatives. It's hardly fruit juice, just read the ingredients.
If you are wondering how to get healthy juice go to your health food store and get organic fruit and make the juice yourself. If you don't have time to make juice at home and need it bottled or want to try another type of healthy fruit juice you should give goji berry juice a try.
The goji berry is found in regions like China, Mongolia, and Tibet (in the Himalayas). The goji berry has been eaten by the people of these regions for centuries and has even been nicknamed the "happy berry" at local festivals. It is not until recently that people in the west have begun to notice the health benefits of goji berry juice.
The Chinese include the goji berry in their medical practices. Traditionally the Chinese:
* Prepare the goji berry as a tincture for use in their medicines
* Eat them raw
* Brew the goji berry in tea
*Traditional cooking - it is frequently used in Chinese soups, and it is also used in a popular Chinese wine
What Does Goji Berry Juice Taste Like?
Both the Goji berry and goji berry juices are very sweet. Many goji juice drinkers compare the taste of a goji berry to that of a raisin. In my opinion it tastes pretty good, but the taste should be irrelevant once you learn the numerous health benefits the goji berry provides.
The Health Benefits of the Goji Berry
The health benefits of the goji berry that have been known and used by the Chinese for centuries include:
* Improved circulation
* Improved vision
* Cancer-fighting properties
* Increased sperm production
* Replenished semen
* Well nourished liver and kidneys
* Better complexion
The goji berry, along with many other fruit juices, such as acai juice, contains a powerful amount of antioxidants. Beyond that goji berry juice contains natural vitamins and nutrients your body needs everyday. Goji berry juice contains nutrients like:
* Physalin
* Betatine
* Cyperone
* Beta-sitoserol
So forget about all of those sugary "fake" fruit juices that line the shelves of your grocery store. Simply go to your local health food store instead and make real juice for yourself or tell an employee at the store that you would like to give goji berry juice a try.
They will be able to help you and even explain the health benefits of this "super fruit" in more detail. Good luck on your journey towards health and wellness!
Author Resource:- Brue M. Baker, is an expert on natural health and fitness who has helped people from across the world sky-rocket their health and well-being. Rather than hitting your head against a wall trying to find unbiased health information let Brue take you by the hand and give you the best natural health resources on the web. Visit DietHealthAndFitness.com to learn more.
Article From Article Health And Fitness
Subscribe to:
Posts (Atom)